Pengurus Besar (PB) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) mengundang empat pemanah muda Bali untuk mengikuti skoring nasional yang digelar pada 14-16 Agustus mendatang, secara virtual. Keempatnya adalah Gusti Fazli Kertinegoro, Faith Dinnarose M, Hope Beatrix Nastassia dan Yunika Sacchi Renata.
Menurut Sekum Pengprov Perpani Bali Infithar Fajar Putra, PB Perpani kini sedang menyiapkan program jangka panjang untuk pelatnas dan kejuaraan internasional ke depan. Seluruh pemanah muda di Indonesia mendapat kesempatan ini, dan untuk Bali ada empat orang yang diundang. “Hasil skoring nasional U-18 itu akan dijadikan ranking skor bagi atlet muda. Nah, syaratnya kan U-18, jika ada atlet yang dipanggil umurnya melewati 18 tahun, maka tidak diikutsertakan,” beber Fajar Putra, Minggu (1/8).
Keempat pemanah Bali yang diundang secara khusus itu, untuk Gusti Fazli Kertinegoro akan menunjukkan kualitasnya di nomor compound putra, kemudian Faith Dinnarose M nomor compound putri, Hope Beatrix Nastassia nomor compound putri dan Yunika Sacchi Renata nomor recurve putri. Konfirmasi keikutsertaannya, kata Fajar Putra diberikan secara tertulis ke PB Perpani dan diterima paling lambat pada Sabtu (7/8) pukul 12.00 WIB. “Sebenarnya selain keempatnya, Bali bisa saja mengikuti skoring ini di mana PB Perpani juga memberikan syarat lainnya,” imbuhnya.
Adapun syarat lain di luar undangan khusus yakni pemanah yang masuk ranking I sampai V pada kejuaraan-kejuaraan Popnas 2019, Kejurnas antar PPLP 2019 dan Sirnas I 2020 di Bali. “Untuk pendaftaran para peserta yang mengikuti skoring nasional harus melalui Perpani Bali dan nantinya Perpani Bali yang akan mendaftarkan sebagai peserta ke PB Perpani,” pungkas Fajar Putra.
Coutesy Bali Express