“Karena itu sudah kesepakatan seluruh KONI se – Bali, kita ikuti saja. Tapi kami akan ngambil cukup lima cabor saja yang dihelat di Badung,”

MANGUPURA, NusaBali

Pimpinan KONI se Bali di bawah kordinasi Pengurus KONI Bali pada Senin (10/5) lalu memutuskan untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali ke XV tahun 2022, dengan melibatkan seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Artinya seluruh daerah di Bali akan menjadi penyelenggara sekaligus peserta Porprov.

Keputusan itu diambil, karena Badung yang sedianya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga tersebut tetap mengusulkan supaya Porprov tahun 2022 diundur menjadi tahun 2023 akibat kondisi ekonomi masyarakat yang menurun sebagai dampak Covid-19 yang melanda dunia. Wabah itu menyebabkan Bali khususnya Badung mengalami kesulitan sebagai tuan rumah, kalau dipaksakan tetap berlangsung  tahun 2022. Sejatinya Badung siap menjadi tuan rumah Porprov, asal dilaksanakan tahun 2023.

Ketua Umum KONI Badung usai melaporkan keputusan itu kepada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta Selasa (18/5) mengatakan, Bupati Badung prinsipnya menerima keputusan, bahwa Porprov dilaksanakan secara menyebar di seluruh Bali. “Kami prinsipnya menerima saja,” tegas Nariana. Namun ia mengingatkan, jangan gara-gara Porprov muncul klaster baru wabah covid-19. “Sejumlah cabang olahraga seperti sepakbola, silat, bola voli, basket, taekondow pasti banyak penonton. Hal seperti ini harus diwaspadai, sehingga masyarakat yang seharusnya terhibur ada Porprov malahan menjadi prihatin, kalau muncul klaster baru,” tegas Giri Prasta sebagaimana dikutip Made Nariana.

Saat melaporkan rencana Porprov Bali yang akan dikordinasikan KONI Bali itu, Nariana didampingi Sekretaris Made Sutama, dan Bendahara KONI Badung, AA Gde Rahmadi. Dalam keterangan kepada pers, Sekretaris KONI Badung Made Sutama menambahkan, daerahnya siap mempertandingkan lima cabor, dan sisanya akan disebar di seluruh kabupaten/kota se Bali.

Sejumlah lapangan di Badung siap dipakai pertandingan seperti kolam renang, catur, sepakbola, taekondow, silat, dan basket. Badung banyak memiliki lapangan yang memadai. Tetapi karena dibagi, tentu daerahnya akan mengambil sejumlah cabor yang ditetapkan nanti oleh KONI Bali.

Bupati Badung berharap, atletnya tetap semangat apa pun bentuk Porprov Bali nanti. Porprov Bali adalah ajang olahraga yang dimiliki Provinsi Bali, dimana tahun 2022, rencananya ditangani langsung  provinsi dalam hal ini KONI Bali. “Sebenarnya waktu rapat dengan KONI se Bali, kami ngotot Porprov diundur saja ke tahun 2023. Dan pelaksanaanya tetap tunggal dihelat oleh KONI Badung. Tapi teman-teman menginginkan berbeda. Disebar saja ke semua daerah dan dihelat tahun 2022. Karena itu sudah kesepakatan seluruh KONI se – Bali, kita ikuti saja. Tapi kami akan ngambil cukup 5 cabor saja dihelat di Badung,” papar Nariana.

Perlu diketahui Badung sebenarnya sudah mengambil bendera tongkat komando selaku tuan rumah Porprov 2021, pada acara penutupan Porprov Bali XIV/2019 lalu di Tabanan. Namun karena ada Virus Corona akhirnya diundur ke tahun 2022. Dan Badung kembali berinisiatif mengundurkan jadwal Porprov ke tahun 2023. Namun Porprov akhirnya disepakati dengan sistem gotong royong pada tahun 2022 dengan sistem venue di sebar ke semua daerah di Bali. *dek

Courtesy NusaBali.com